Sabtu, 09 Februari 2008

PENGHIJAUAN DI TOL

Aku dilahirkan pada 12 September 1992 tapi pada senin 04 Februari 2008 aku ada di Tol Simo. Disana aku tidak sendirian. Baiklah kan ku ceritakan pengalamanku kali ini.

Pada 01 Februari aku sekolah seperti biasa,tiba-tiba ada bel panggilan ketua kelas. Setelah ketua kelasku kembali dia mengumumkan berita yang agak tidak mengenakkan yaitu semua anak kelas X di SMA ku wajib ikut kerja bakti masal dalam acara penghijauan di jalan Tol dekat Simo. Kami disuruh datang pukul 06.00 sudah harus ada di sana dan memakai baju olah raga.

Aku kira habis kerja bakti langsung pulang tapi habis acara itu kembali pelajaran lagi. Yang di bawa pelajaran jam ke 5 sampai terakhir. Hal itu lebih membuatku males lagi

Repot, kan. Aku selalu males kalau ada acara kayak gituan jadi karena itu wajib jadi aku berpikir ya ikut aja.

Pada saat pulang sekolah aku ketemu temen sekelasku yang lucu dan barusan potong rambut. Namanya Lidya .Lalu dia ngomong “fi kamu besok senin ikut gak?”
“ya ikut “kataku
“aku boleh nebeng gak?”
“ya gak tau pastinya sih. Tapi pas sabtu malam kamu telephon aku sekitar jam 8nan!” kataku lagi.
“ya udah aku tunggu jawabannya besok ya” lalu dia berjalan pulang dan aku juga.

Pas aku sudah nyampe dirumah aku makan lalu sholat. Setelah itu aku bilang ke ibuku kalau aku besok senin mau kerja bakti dan aku juga minta izin. Ternyata aku diperbolehkan tapi aku di suruh pake sepeda motor yang hitam karena yang merah STNKnya sedang diperpangjang.

Tepat jam 8 dan sabtu malam dia pun nelphon aku. Trus aku bilang “ya aku bisa kok tapi kamu berangkat ke SMP 20 jam 05.30 karena nanti masuknya jam 06.00. Dari situ nanti aku jemput lalu kita berangkat”.

Keesokannya aku bangun pagi. Lalu menyiapkan semua yang perlu dibawa. Aku langsung berangkat ke SMP 20. ketika di sana aku ketemu dia dan ibunya. Trua ibunya bilang ke aku ”dek hati –hati lho ya “
“iya tante “jawabku. Lalu kami berangkat.

Sampe di seperlima perjalanan aku ketemu temen ku yang laen trus kami bareng deh berangkat rame –rame. Di perjalanan aku sempat guyon sama Lidya. Ternyata dia emang lucu dan menggemaskan.

Sesampai di Simo kami memarkir sepeda motor dulu lalu menunggu anak yang laen. Sambil nunggu kami langsung menuju ke tempat yang mau di tanami pohon. Hari semakin siang dan semua sudah datang. Semuanya menunggu tugas dari panitianya. Lama kami menunggu lalu pada akhirnya kami disuruh pulang dan gak usah kembali ke sekolah langsung istirahat di rumah (libur).

Di hatiku berkata “kok gak dari kemarin pengumumannya kayak gini. Tapi ya udahlah yang penting bisa tiduran di rumah “.

Lalu aku dan Lidia kembali ke parkiran dan ngambil sepedaku. Lalu kami berangkat menuju rumah. Pas di perjalanan aku berbincang – bincang dengannya. Lalu aku ngajak dia ngenet di tempat yang menjadi tempat ngenet faforitku. Tapi dia gak mau akhirnya kami sepakat untuk pulang saja.

Ya sekian cerita dariku, sebenarnya acara itu ngerepoti sudah capek yang datang gak terlalu banyak tapi yang lebih ngerepoti lagi ya nulis artikel ini di blog.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar